Selasa, 16 Juli 2013



BAB I
 Pendahuluan
A.    Latar Belakang
Media merupakan sarana yang penting untuk belajar dan mengajar, terutama belajar matematika, karena dalam prosess pembelajaran matematika kita tidak bisa terlepas dari media seperti menggunakan media tekhnologi. Dalam istilah konteks matematika adalah  yang berkaitan dengan hitungan, contoh seperti salah satunya adalah Turunan fungsi.
Untuk membuat suatu program  tersebut kami menggunakan suatu software (perangkat lunak) yaitu MATLAB. Turunan fungsi beda maju dan mundur dapat diselasikan dengan mudah dan lebih cepat dengan menggunakan computer dengan  menggunakan program Matlab
B.     Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari penyusunan laporan ini yaitu bagaimana menyusun algoritma M-File, Gui yang terkait dengan pembuatan program perhitungan Simulasi tafsiran geometri turunan fungsi dengan beda maju dan beda mundur dan secara serentak juga.
C.     Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan laporan ini yaitu untuk memberikan pelajaran bagaimana susuanan algoritma M-File, Gui yang terkait dengan pembuatan program perhitungan Simulasi tafsiran geometri turunan fungsi dengan beda maju dan beda mundur dan secara serentak.


BAB II
Pembahasan
A.    Rasionalisasi
Turunan Fungsi salah satu pembahasan didalam matematika, bagi kita para mahasiswa/i jurusan pendidikan matematika, matematika merupakan kesenangan tersendiri akantetapi sebagian orang atau anak-anak, matematika merupakan baying-bayang yang inin di hindari, pelajaran yang membosankan kerjanya ngitung-ngitung terus takada bermainnya, oleh karena itu kita sebagai calon guru merubah pemikiran mereka, tapi dengan apa?!!, nah inilah fungsinya dengan menggunakan program computer matlab kita bias membuat matematika menjadi sebuah permainan sambil belajar lebih lebi dalam mempelajari turunan fungsi.
B.     Pengertian dan Teorema
Turunan berasal dari kata turun yang dalam konsep matematika dapat dipandang sebagai ukuran kemiringan pada suatu titik permukaan kurva. Untuk memahami aksioma turunan tersebut, pandanglah suatu tanjakan pada permukaan bumi atau tanah. Pada tanjakan tersebut akan memuat kondisi menurun. Ukuran menurunya sangat tergantung dari tingkat keterjalannya. Keterjalan atau kemiringan tanjakan tersebut ditentukan dari besarnya sudut yang dibentuk atau raiso antara perubahan tinggi tanjakan dengan lebar dasar tanjakan.
Turunan sebuah fugsi f adalah fungsi lain f’ ( dibaca “f aksen”) yang nilainya pada sebarang nilai c adalah





Jika fungsi f(x) dideferensial untuk semua x maka turunan dari fungsi f(x) untuk sembarang nilai x ditentukan dengan rumus:



a)       dibaca f aksen x disebut turunan dari fungsi .
b)       diperoleh dari  dengan x diganti dengan a
c)       sering ditulis .
Definisi turunan dalam konsep matematika dikontruksi dari tiga aksioma yaitu beda maju, beda mundur dan beda tengah/pusat, akan tetapi disini kita hanya membahas aksioma beda maju dan beda mundur.
1.      Beda maju
      Misalkan dimiliki fungsi y = f(x), kemudian dikontruksi garis melalui titik (x,f(x)) dan (x+h, f(x+h)) dengan kemiringan m sebagaimana ilustrasi pada gambar di bawah ini, maka ukuran kemiringan garis tersebut ditentukan dengan rasio perubahan panjang pada sumbu y (∆y) dengan perubahan panjang pada sumbu x (∆x). Secara matematis  ditulis sebagai
 





       Gambar 3.3 Tafsiran geometris turunan fungsi dengan beda maju
     
      Jika nilai h diambil sedekat mungkin dengan 0, maka x+h akan mendekati x dan f(x+h) akan mendekati f(x). Kondisi ini akan menciptakan suatu garis singgung pada kurva tersebut pada titik (x,f(x)) dengan kemiringan
Karena posisis titik x+h berada di depan titik x, maka nilai h = ∆x = (x+h) – x dan ∆y = f(x+h) – f(x) disebut sebagai selisih maju atau beda maju.
 Rumus ini memberikan definisi turunan fungsi sebagai kemiringan garis singgung pada kurva yang secara anlitik memberikan dampak  penurunan derajat fungsi tersebut 1 (satu) tingkat.
Definisi Analitik
disebut sebagai turunan analitik beda maju dari f(x) terhadap x

 




2.      Beda Mundur
Pada uraian di atas, telah dibahas turunan pertama dengan mengunakan konsep beda maju. Konsep lain turunan fungsi dapat diperoleh dengan membentuk selisih mundur. Perhatikan ilustrasi grafis di bawah ini.

Gambar 3.5 Tafsiran geometris turunan fungsi dengan beda mundur
Pada gambar 3.5 di atas, kemiringan garis singung pada kurva diberikan oleh
Definisi Analitik
disebut sebagai turunan analitik beda mundur dari f(x) terhadap x

.  Kenyataan ini memberikan definisi turuna fungsi berdasarkan beda mundur.




3.      Beda Tengah
Pada uraian sebelumnya telah di bahas definisi turunan fungsi berdasarkan beda maju dan mundur. Dengan mengambil nilai beda tengah yakni ∆x = (x+h) –(x-h) dan ∆f = f(x+h) – f(x-h). Untuk mendapatkan tafsiran geometris dari beda tengah, maka dari suatu fungsi f(x) dapat dikontruksi suatu kemiringan garis yang melalui titik ((x+h),f(x+h)) dan titik ((x-h),f(x-h)).
Gmbar Tafsiran geometris turun fungsi dengan beda tengah/pusat
Pada gambar 3.6 di atas, dari titik x, ditentukan titik ke kanan sejauh h yang disebut x+h dan kekiri sejauh h yang disebut x-h.  Jika jika h tersebut dibuat sedekat mungkin dengan 0 (nol) , maka akan diperoleh titik x, x-h dan x+h akan berdempetan dan titik f(x), f(x-h) dan f(x+h) akan berdempetan. Kondisi ini akan menyebabkan garis yang melalui titik (x-h,f(x-h)) dan (x+h,f(x+h)) akan menjadi garis singgung pada kurva f(x) di titik (x,f(x)). Kemiringan garis singgung tersebut  yang selanjutnya disebut turunan pertama fungsi f(x) yang ditentukan dengan beda tengah/pusat.
Definisi Analitik
disebut sebagai turunan analitik beda maju dari f(x) terhadap x

 




C.     DISAIN PROGRAM
Untuk membuat aplikasi ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.      Membuka program Matlab
2.      Ketik “guide” pada komon windo
3.      Kelik Ok pada GUIDE Quick Start maka akanmuncul gambar
 
4.      Kelik “text” untuk menulis f(x), x, df(x),dx, dan judul, klik “edit text” untuk yempat pengimputan fungsinya dan kecepatan bergerak, dan kelik “popupmenu” untuk menentukan beda maju, mundur, dan serentaknya, dari materi yang didapat kemudian warnai sesui keinginaan dengan klik dua kali pada text yang ingin di warnai dan group semuanya dengan klik Button Group, buat seperti gambar
5.      Membuat menu proses menggunakan Push Button yang berisi empat buah tombol yaitu: Turunan, Geometri, Hapus, dan Keluar, kemudian digabung menjadi satu seperti cara keempat menggunakan Button Group dan warnai sesui dengan keinginan seperti gambar
6.      Membuat tempat agar muncul gambar grafiknya dengan klik Axes dan sesuikan ukuran sesui keinginan dan masukan didalam panel, klik kanan pada axes tempat mengimput grafik kemudian klik “View Callback” kemudian klik “Create Fcn” kemudian masukan perintah imshow(imread('….jpg')) sebelum tanda ‘.jpg” taruh nama file gambar rumus yang akan anda ingin masukkan.
7. Membuat tempat agar muncul gambar rumus dari turunan fungsi beda maju dan mundur dengan klik “Axes” dan sesuikan ukuran sesui keinginan dan masukan didalam panel dan klik kanan pada axes tempat mengimput gambar kemudian klik “View Callback” kemudian klik “Create Fcn” kemudian masukan perintah imshow(imread('1.jpg')) sebelum tanda ‘.jpg” taruh nama file gambar rumus yang akan anda ingin masukkan, begitu juga axes yang ada dibawahnya seperti gambar dibawah
8.      Untuk menampilkan garis singgung setiap kali berjalan maju ataupun mundur dan langsungmenampilkan “m=…”  disini klik saja “listbox”
9.      Untuk melihat hasil dari disain yang kita buat klik saja “Ctrl t” atau klik tombol yang warna hijau paling atas tunggu jika laptop anda lola kemudian muncul sepertigambar yang di bawah ini.

D.    ALGORITMA PROGRAM
1)      Pada tombol turunan
Step 1.   Membaca fungsi f dengan perintah syms
Step 2.  Mendefinisikan fungsi
Step 3.  Menentukan titik pendekatan
Step 4.  Menentukan kecepatan yang di inginkan
Step 5.  Mendefinisikan domain
Step 6.  Mundefinisikan domain beda maju
Step 7.  Mendefinisikan domain beda mundur
Step 8.  Mendefinisikan banyaknya domain beda maju
Step 9. Menggabungkan program beda maju dan mundur pada popumenu1
Step 10. Mendefinisikan beda maju
Step 11. Membaca titik dari yang tinggi sampe kerendah
Step 12.  Menonaktifkan gambar atau figure yang sebelumnya
Step 13.  Menggambar garafik fungsi f dengan domain d
Step 14.  Menggabungkan grafik
Step 15.  Menggambar garis horizontal
Step 16.  Menggambar grafik pertikal
Step 17.  Menggabungkan grafik
Step 18.  Membuat grafik yang berjalan
Step 19.  Menghitung nilai m jika I tidak sama dengan 1
Step 20.  Menghitung turunan
Step 21.  Mengakhiri
Step 22. Membuat persamaan garis linier
Step 23.  Menggabungkan grafik
Step 24.  Menggambar garis singgung
Step25.   Membuat Jeda
Step 26.  Mengakhiri
Step 27. Mendefinisikan beda mundur
Step 28. Membaca titik dari yang tinggi sampe kerendah
Step 29.  Menonaktifkan gambar atau figure yang sebelumnya
Step 30.  Menggambar garafik fungsi f dengan domain d
Step 31.  Menggabungkan grafik
Step 32.  Menggambar garis horizontal
Step 33.  Menggabungkan grafik
Step 34.  Menggambar grafik posisi titik
Step 35.  Menggabungkan grafik
Step 36.  Membuat grafik yang berjalan
Step 37.  Menghitung nilai m jika I tidak sama dengan 1
Step 38.  Menghitung turunan
Step 39.  Mengakhiri
Step 40. Membuat persamaan garis linier
Step 41.  Menggabungkan grafik
Step 42.  Menggambar garis singgung
Step 43.   Membuat Jeda
Step 44.  Mengakhiri
Step 45. Mendefinisikan turunan serentak
Step 46. Membaca titik dari yang tinggi sampe kerendah
Step 47.  Menonaktifkan gambar atau figure yang sebelumnya
Step 48.  Menggambar garafik fungsi f dengan domain d
Step 49.  Menggabungkan grafik
Step 50.  Menggambar garis horizontal
Step 51.  Menggabungkan grafik
Step 52.  Menggambar grafik posisi titik
Step53.  Menggabungkan grafik
Step 54.  Membuat grafik yang berjalan
Step 55.  Menghitung nilai m jika I tidak sama dengan 1
Step 56.  Menghitung turunan
Step 57.  Mengakhiri
Step 58. Membuat persamaan garis linier
Step 59.  Menggabungkan grafik
Step 60.  Menggambar garis singgung
Step 61.   Membuat Jeda
Step 62.  Mengakhiri
Step 63.  Mengakhiri
Step 64. Membuat text hasil dari turunan
Step 65.  Menentukan turunan fungsi
Step 66.  Mensubtitusikan turunan fungsi dengan titik pendekatam
Step 67.  Menonaktifkan gambar atau figure yang sebelumnya
Step 68.  Meggambar fungsi dengan domain tertentu
Step 69.  Menggambar grafik posisi titik
Step 70.  Meggabungkan gambar
Step 71.  Menggambar garis pertikal
Step 72.  Menggabungkan gambar
Step 73.  Menggambar garis horizontal
Step 74.  Mensubtitusi turunan fungsi dengan sisitik pendekatan
Step 75.  Mencari nilai garis linier
Step 76.  Menggambar garis singgung
Step 77.  Menaruh nilai m didalam grafik
Step 78.  Menentukan  df(x) dan x diganti dengan titik pendekatan
Step 79.  Menentukanilai gradient pada
2)      Pada tombol geometris
Step 1.   Membaca fungsi f dengan perintah syms
Step 2.  Mendefinisikan fungsi
Step 3.  Menentukan titik pendekatan
Step 4.  Mendefinisikan domain
Step 5.  Menonaktifkan gambar atau figure yang sebelumnya
Step 6.  Menggambar fungsi dengan domain tertentu
Step 7.  Menggabungkan gambar
Step 8.  Menggambar garis horizontal
Step 9.  Menggabungkan gambar
Step 10. Mendefinisikan domain
Step 11. menghitung berapa banyak langkah dari domain
Step 12.  Menggabungkan program beda maju, mundur dan serentak
Step 13.  Menggabungkan grafik
Step 14.  Menggambar garis titik temu
Step 15.  Menggabungkan gambar
Step 16.  Menggambar grafik yang berjalan
Step 17.  Menggabungkan grafik
Step 18.  Menggambar jarak antara titik temu dan titik asal
Step 19.  Menaruh jarak ditengah-tengah titik temu dan titik asal
Step 20.  Menentukan gradien
Step 21.  Menentukan garis kemiringan
Step 22.  Menggabungkan grafik
Step 23.  Menggambar garis titik temu
Step 24.  Menggabungkan gambar
Step 25.  Menggambar grafik yang berjalan
Step 26.  Menggabungkan grafik
Step 27.  Menggambar jarak antara titik temu dan titik asal
Step 28.  Menaruh jarak ditengah-tengah titik temu dan titik asal
Step 29.  Menentukan gradien
Step 30.  Menentukan garis kemiringan
Step 31.  Menggabungkan grafik
Step 32.  Menggambar garis titik temu
Step 33.  Menggabungkan gambar
Step 34.  Menentukan jarak antara titik asal yang kiri dengan titik asal yang kanan
Step 35.  Menggabungkan grafik
Step 36.  Menentukan jika i = 1
Step 37.  Mentukan titik minimum
Step 38.  Menggambar garis dari titik asal kiri ketitik tengah
Step 39.  Menggambar garis dari titik asal kanan ketitik tengah
Step 40.  Mengakhiri perintah
Step 41.  Menentukan nilai gradient
Step 42. Mentukan nilai kemiringan
Step 43.  Menakhiri program
Step 44. Menggabungkan grafik
Step 45. Menggambar garis kemiringan

E.     Algoritma komputasi
1)      Pada tombol turunan
1. syms x h
2. f=get(handles.edit1,'String');
3. c=str2double(get(handles.edit2,'String'));
4. v=str2double(get(handles.edit4,'String'));
5. d=[c-8 c+8];
6. d1=[c:0.25:c+5];
7. d2=[c:-0.25:c-5];
8. n=length(d1);
9. p=get(handles.popupmenu1,'Value');
10.         M=[];
11.         subplot(1,2,1)
12.         switch p
13.             case 1
14.                 for i=n:-1:1
15.                     hold off
16.                     ezplot(f,d)
17.                     hold on
18.                     plot(d,[0 0],'k')
19.                     hold on
20.                     plot([0 0],[c-20000 c+20000],'k')
21.                     hold on
22.                     plot([c c],[0 subs(f,c)],'r')
23.                     hold on
24.                     plot([d1(i) d1(i)],[0 subs(f,(d1(i)))],'r')
25.                     if i~=1
26.                         m=(subs(f,(d1(i)))-subs(f,c))/(d1(i)-c);
27.                     else
28.                         m=subs(diff(f),c);
29.                     end
30.                     g=(m*(x-c)+subs(f,c));
31.                     l=('Garis Singgung=');
32.                     h={([num2str(l),num2str(m),'(x-',num2str(c),')+',num2str(subs(f,c))])};
33.                     I={(['Gradien      =',num2str(m)])};
34.                     K=('=========================');
35.                     M=[M;h;I;K];
36.                     set(handles.listbox4,'String',M);
37.                     hold on
38.                     legend('f(x)')
39.                     plot(d,subs(g,d),'r')
40.                     pause(v)
41.                 end
42.             case 2
43.                 for i=n:-1:1
44.                     hold off
45.                     ezplot(f,d)
46.                     hold on
47.                     plot(d,[0 0],'k')
48.                     hold on
49.                     plot([0 0],[c-20000 c+20000],'k')
50.                     hold on
51.                     plot([c c],[0 subs(f,c)],'g')
52.                     hold on
53.                     plot([d2(i) d2(i)],[0 subs(f,(d2(i)))],'r')
54.                     if i~=1
55.                         m=(subs(f,d2(i))-subs(f,c))/(d2(i)-c);
56.                     else
57.                         m=subs(diff(f),c);
58.                     end
59.                     g=((m*(x-c)+subs(f,c)));
60.                     l=('Garis Singgung=');
61.                     h={([num2str(l),num2str(m),'(x-',num2str(c),')+',num2str(subs(f,c))])};
62.                     I={(['Gradien      =',num2str(m)])};
63.                     K=('=========================');
64.                     M=[M;h;I;K];
65.                     set(handles.listbox4,'String',M);
66.                     hold on
67.                     legend('f(x)')
68.                     plot(d,subs(g,d),'r')
69.                     pause(v)
70.                 end
71.             case 3
72.                 for i=n:-1:1
73.                     hold off
74.                     ezplot(f,d)
75.                     hold on
76.                     plot(d,[0 0],'k')
77.                     hold on
78.                     plot([0 0],[c-20000 c+20000],'k')
79.                     hold on
80.                     plot([c c],[0 subs(f,c)],'r')
81.                     plot([d1(i) d1(i)],[0 subs(f,(d1(i)))],'r')
82.                     hold on 
83.                     plot([d2(i) d2(i)],[0 subs(f,(d2(i)))],'r')
84.                     if i~=1
85.                         m=(subs(f,(d1(i)))-subs(f,(d2(i))))/(d1(i)-d2(i));
86.                         g=(m*(x-d1(i))+subs(f,(d1(i))));
87.                     else
88.                         m=subs(diff(f),c);
89.                         g=(m*(x-c)+subs(f,(c)));
90.                     end
91.                     l=('Garis Singgung=');
92.                     h={([num2str(l),num2str(m),'(x-',num2str(c),')+',num2str(subs(f,c))])};
93.                     I={(['Gradien      =',num2str(m)])};
94.                     K=('=========================');
95.                     M=[M;h;I;K];
96.                     set(handles.listbox4,'String',M);
97.                     hold on
98.                     legend('f(x)')
99.                     plot(d,subs(g,d),'r')
100.                   pause(v)
101.               end
102.       end
103.       set(handles.text9,'string',[num2str(double(m))])
104.       set(handles.text6,'string',['df(',num2str(c),')'])
105.       text(c,subs(f,c),[' m=',num2str(double(m))])
106.       subplot(1,2,2)
107.       syms x
108.       S=diff(f,x);
109.       o=subs(S,c);
110.       hold off
111.       ezplot(S,[c-10 c+10])
112.       hold on
113.       plot([c c],[-20 subs(S,c)],'r')
114.       hold on
115.       plot([c-10 c+10],[-20 -20],'k')
116.       hold on
117.       legend('df(x)/d(c)')
118.       plot([0 0],[c-10 c+10],'k')
119.       m=subs(diff(S),c);
120.       g=(m*(x-c)+subs(S,c));
121.       hold on
122.       plot(d,subs(g,d),'r')
123.       text(c,subs(S,c),[' m=',num2str(double(o))])

2)      Pada tombol geometri
1. syms x h
2. f=get(handles.edit1,'String');
3. c=str2double(get(handles.edit2,'String'));
4. d=[c-8 c+8];
5. hold off
6. ezplot(f,d)
7. hold on
8. plot(d,[0 0],'k')
9. hold on
10.     d1=[c:0.25:c+5];
11.     n=length(d1);
12.     p=get(handles.popupmenu1,'Value');
13.     switch p
14.     case 1
a. hold on
b. plot([c c],[0 subs(f,c)],'r')
c. hold on  
d. plot([c+5 c+5],[0 subs(f,(c+5))],'r')
e. hold on
f. plot([c c+2],[subs(f,c) subs(f,c)],'k')
g. hold on
h. plot([c+3 c+5],[subs(f,c) subs(f,c)],'k')
i. text(c+2,subs(f,c),['h=',num2str(d1(end)-d1(1))])
j. m=(subs(f,(c+5))-subs(f,c))/(c+5-c);
k. g=(m*(x-c)+subs(f,c));
15.     case 2
a. hold on
b. plot([c c],[0 subs(f,c)],'r')
c. hold on
d. plot([c-5 c-5],[0 subs(f,(c-5))],'r')
e. hold on
f. plot([c c-2],[subs(f,c) subs(f,c)],'k')
g. hold on
h. plot([c-3 c-5],[subs(f,c) subs(f,c)],'k')
i. text(c-3,subs(f,c),['h=',num2str(d1(end)-d1(1))])
j. m=(subs(f,(c-5))-subs(f,c))/(c-5-c);
k. g=(m*(x-c)+subs(f,c));
16.     case 3
a. hold on
b. plot([c-5 c-5],[0 subs(f,(c-5))],'r')
c. hold on
d. plot([c+5 c+5],[0 subs(f,(c+5))],'r')
e. text(c+2,subs(f,c),['h=',num2str(d1(end)-d1(1))])
f. text(c-3,subs(f,c),['h=',num2str(d1(end)-d1(1))])
g. hold on
h. if i==1
                            i.   y=min(f(c-5),f(c+5));
plot([c-5 c-1],[y y],'k')
hold on
plot([c+1 c+5],[y y],'k')
text(c-1,y,'2h=10')
text(c-5+0.2,subs(f,(c-5))+1,'f(c-h)')
text(c+5+0.2,subs(f,(c+5))+1,'f(c+h)')
i. end
j. m=(subs(f,(c+5))-subs(f,(c-5)))/(c+5-(c-5));
k. g=(m*(x-(c-5))+subs(f,(c-5)));
17.     end
18.     hold on
19.     plot(d,subs(g,d),'r')

3)      Pada tombol keluar
1. p=questdlg('MELE SIDE SUGUL ???','Konfirmasi Keluar','ENGGIH','ABOT','BURENG','default');
2. switch p
3. case{'ENGGIH'}
a.       delete(handles.figure1);
4. end

4)      Pada tombol hapus
1. set(handles.edit1,'string',' ')
2. set(handles.edit2,'string',' ')
3. hold off
4. subplot(1,2,1)
5. plot(0,0)
6. subplot(1,2,2)
7. plot(0,0)
















F.      Simulasi dan Diskusi Program
1.      Diskusi
Contoh soal secara manual f(x)=  dengan x=10
a.       Turunan beda maju

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
   
b.      Turunan beda mundur
 
 
 
 
  
 
 
 
 
 
 
c.       Turunan secara serentak
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
2.      Simulasi program
a.       Simulasi tafsiran geometris beda maju


b.      Simulasi geometris beda mundur
 

c.       Simulasi geometris beda maju dan mundur
d.      Simulasi turunan beda maju

e.       Simulasi turunan beda mundur











f.       Simulasi turunan fungsi serentak



PENUTUP
A.      Kesimpulan
Dari data di atas maka dapat kami simpulkan bahwa peran tehnologi dalam dunia matematika sangat terlihat baik yang eksak maupun dalam aplikasi sehari-harinya. Efisiensi yang dimanjakan oleh computer membuat para ahli-ahli matematika mampu mengembangkan dan memadukan antara proses pemrograman dasar computer atau istilahnya komputerisasi dengan ilmu matematika yang menggunakan konsep-konsep matematika. Terlebih lagi dari hasil simulasi program yang kami buat dengan pengerjaan soal secara manual hasilnya terbukti sama.
B.       Rekomendasi
a.         Kelebihan program
Dengan mempelajari program matlab ini, kita dapat mengetahui bagaimana menyelesaikan perhitungan simulasi tafsiran geometri turunan fungsi beda maju dan mundur dengan cara yang lebih mudah, kita langsung bias melihat bgaimna sih bentuk grafik dari suatu fungsi.
b.    Kekurangan program
Dari program yang kami buat, banyak kekurangan didalam program tersebut, salah satu kekurangan program yang kami buat yaitu:
1)      Apabila gambar tempat grafiknya tidak di klik dulu maka gambar grafiknya akan muncul pata tempat menaruh rumus turunan tersebut.
2)      Apabila kita memasukan fungsi kuadrat misalnya x^2-5 pada turunan serentak angka yang keluar pada tempat menaruh hasil setiap perjalanan gradiennya selalu sama tidak berbeda.
3)      Jika kita ingin melihat tafsiran geometrisnya lagi setelah melihat simulasinya gambar grafiknya tidak menjadi besar seperti semula.
4)      Pada tombol hapus jika kita sudah menjalankan simulasi turunan entah itu maju mundur atau serentak trus kita mau menghapus gambar grafiknya, yang terhapus cuman salah satu gambar grafik itu saja.
5)      Dan masih banyak lagi yg belum bias di ungkapkan dalam program yang kami buat











Daftar Pustaka
Dale Verberg dan Edwin J Purcell. 2010. Kalkulus Jilid Satu. Tangerang: Binapura Aksara
   Ripai,  Analisis dan Komputasi Metode Numerik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar